Gustafalattas ' Proud be Indonesian People

Februari 6, 2010

Dinas Rahasia Juga Aktif di Facebook & Twitter

Filed under: Uncategorized — Gustaf Al attas @ 7:09 pm

Jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter sangat populer. Juga di kalangan dinas rahasia. Melalui jejaring seperti itu, mereka bisa mengetahui lebih banyak tentang orang-orang yang sedang diamati.

Mereka menggunakan surel palsu dan stick USB yang sudah dijangkiti spyware. Dinas rahasia Belanda AIVD memulai kampanye penyuluhan mengenai bahaya spionase digital ini.

Peringatan Dinas Rahasia Belanda AIVD mengenai bahaya spionase, bukan hal baru. Tahun 2009, hal itu juga sudah menjadi tema utama dalam laporan tahunan AIVD. Yang baru adalah peringatan khusus mengenai spionase digital. Tidak ditujukan pada para profesional ICT atau masyarakat umum, tapi pada mereka yang memiliki informasi rahasia. Misalnya para pejabat negeri tertentu atau pengusaha perorangan di sektor-sektor yang dianggap ‘peka’. Menurut AIVD, mereka harus lebih sadar akan bahaya yang mengintai.

Sebagai contoh, AIVD menyebutkan stick USB yang dibagi-bagikan dalam kongres di luar negeri. Sekilas, hal itu tampaknya tidak bersalah, tapi dalam penelitian lebih jauh ternyata ada spyware di dalam stick USB itu. Tanpa sepengetahuan pengguna, mereka bisa meneruskan informasi politik atau ekonomi ke dinas rahasia asing.

Surel juga sering digunakan sebagai tujuan spionase, demikian dikatakan Wil van Gemert, Direktur Keamanan Dalam Negeri AIVD.

“Contohnya, anda bisa saja menerima surel dengan lampiran yang tampaknya biasa-biasa saja karena anda anggota sebuah kelompok feed tertentu. Namun dalam lampiran itu terdapat Trojan Horse di komputer anda”.

Menurut AIVD, jejaring sosial populer juga menarik bagi dinas rahasia asing.

“Jejaring sosial seperti Facebook menjadi sumber sangat penting karena mengandung banyak informasi publik yang bisa digunakan oleh dinas intelijen asing untuk mendapat gambaran jelas mengenai orang-orang yang menarik bagi mereka”.

AIVD terutama merujuk pada kegiatan mata-mata Cina dan Rusia di Belanda tahun-tahun belakangan. Tetapi dinas rahasia Belanda menjelaskan kepada Radio Nederland Wereldomroep bahwa banyak negara-negara lain yang juga tertarik mendapatkan informasi dari Belanda, bahkan negara-negara sahabat.


“Mengumpulkan informasi merupakan tugas dinas intelijen, dan ini tidak terbatas pada negara-negara tertentu, ada banyak negara yang berminat terhadap informasi yang tersedia dalam masyarakat Belanda. Bukan hanya Rusia dan Cina saja”.

AIVD sendiri juga mengumpulkan informasi intelijen di luar negeri, juga menjaring informasi digital. Namun apa saja persisnya, dinas rahasia tidak bersedia membeberkannya.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: