Gustafalattas ' Proud be Indonesian People

Januari 4, 2010

2010 Dunia Menunggu Kiprah Sang Pemenang Nobel Perdamaian

Filed under: Uncategorized — Gustaf Al attas @ 10:30 pm

Baru delapan bulan lebih duduk di jabatan, Presiden Barack Obama sudah mendapat penghargaan Nobel Perdamaian.Komite Norwegia mengatakan pilihan itu didasarkan pada upaya Obama untuk memperkuat diplomasi internasional dan kerja sama antar warga.

Dalam bahasa beberapa pengamat politik, Obama mendapatkan Nobel Perdamaian disebabkan karena niatnya dan belum dalam bentuk tindakan, apalagi hasil nyata.Tahun 2010 mungkin bisa dijadikan sebuah awal dari upaya diplomasi internasional yang dipimpin oleh Presiden Obama itu.

Presiden Obama sendiri memang sudah memperlihatkan upaya untuk membuka dialog bersama dunia Muslim dengan berkunjung ke Kairo.”Saya datang ke Kairo untuk mengupayakan sebuah permulaan baru antara Amerika Serikat dan Islam di seluruh dunia, yang didasarkan pada kepentingan yang sama dan saling menghormati.”

Konflik marak

Mustafa Abdurrahman ;…terutama karena Obama tidak mempu menekan Israel untuk menghentikan pembangunan pemukliman Yahudi maka sebagian kalangan masyarakat mulai pesimis.Dan berbicara tentang hubungan Barat dan Islam, tentu tidak bisa dilepaskan dari konflik Timur Tengah yang hingga saat ini masih menjadi perhatian dunia.Namun penghujung 2009 justru ditandai dengan memanasnya konflik antara Palestina dan Israel.Dengan dalih menghentikan serangan roket oleh kelompok militan Palestina, Israel menggempur Gaza dan sedkitnya puluhan korban sipil berjatuhan di Gaza.

Peluang perdamaian agaknya semakin menciut setelah Israel mengesampingkan seruan pemerintah Amerika Serikat untuk membekukan pembangunan pemukiman Yahudi sementara Palestina menolak kembali duduk di meja perundingan jika Israel tetap membangun pemukiman Yahudi di wilayah pendudukan.

Maraknya kembali bentrokan di lapangan membuat sebagian kalangan di dunia Arab melihat Presiden Obama terbukti tidak akan mampu mewujudkan perdamaian di Timur Tengah, seperti dijelaskan Mustafa Abdurrahman, wartawan asal Indonesia di Kairo. “Harapan itu sempat muncul, tapi terutama karena Obama tidak mampu menekan Israel untuk menghentikan pembangunan pemukliman Yahudi maka sebagian kalangan masyarakat mulai pesimis.”

Masih tahap awal

Selain masalah Timur Tengah, Presiden Obama juga harus menghadapi warisan konflik di Irak dan Afghanistan. Jelas Konflik Afghanistan meluas sampai ke negara perbatasan Pakistan walau kondisi di Irak dilaporkan sudah membaik, Afghanistan justru malah menghangat dan Obama akhirnya memutuskan untuk menambah 30.000 tentara Amerika ke Afghanistan. namun kini konflik di Afghanistan ini melebar ke negara tetangga Pakistan, yang belakangan sering dilanda serangan bom bunuh diri.

Pemerintah Washington sempat menyatakan kekhawatiran atas ketidakmampuan pemerintah Islamabad dalam menangani perlawanan Taliban, yang beroperasi di kawasan perbatasan Afghanistan-Pakistan. disisi lain penambahan pasukan bisa justru memperburuk keadaan, kata pengamat politik Pakistan Muhamad Niam di Islamabad. “Penambahan pasukan Amerika itu akan memperkeruh keadaan di Afgahnistan karena semakin banyak tentara di sana maka serangan militan akan semakin gencar pula di dalam Pakistan.”

“Sementara sampai saat ini belum ada upaya untuk menempuh penyelesaian secara politis,” tambahnya.. Selama ini peran Amerika Serikat -yang sering disebut sebagai polisi dunia- amat sentral dalam diplomasi internasional..Dan tampaknya diperlukan perubahan kebijakan Amerika Serikat untuk membuka peluang perdamaian. “Saya melihat tidak ada penyelesaiaan sepanjang tidak ada perubahan kebijakan politik luar negeri Amerika Serikat secara signifikan di wilayah-wilayah itu,” kata Tri Nuke Pujiastuti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, LIPI.

Presiden Obama sendiri tidak memungkiri dia baru saja menginjak kaki di tahap awal dan jelas masih jauh dari akhir kerja kerasnya, walau jelas banyak orang yang lebih perduli pada akhir kerja keras itu.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: